Kanker Tiroid - Kenali Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Kanker Tiroid - Kenali Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

17 November 2025 5 menit waktu baca
kanker tiroid adalah

Table of Contents

Sebenarnya, kanker tiroid adalah jenis kanker yang jarang terjadi jika dibandingkan dengan kanker pada organ lain. Pada kondisi ini, sel kanker berasal dari kelenjar tiroid yang berada di leher dan berdekatan dengan trakea.

 

Sama halnya seperti kanker payudara, kanker tiroid juga lebih sering dialami oleh pasien perempuan. Jadi, agar Anda lebih waspada terhadap kanker tiroid, mari kenali penyebab, gejala, pengobatan dan cara mencegahnya berikut ini.

 

Apa itu Kanker Tiroid?

 

Kanker tiroid adalah kanker yang menyerang kelenjar tiroid. Kanker ini terjadi akibat adanya pertumbuhan sel-sel yang tidak terkendali pada kelenjar tiroid. Kondisi ini kerap dialami oleh wanita, karena adanya siklus haid, kehamilan, melahirkan, serta menyusui yang mempengaruhi produksi hormon.

 

Kelenjar tiroid sendiri merupakan bagian organ tubuh yang terletak pada pangkal leher dan memiliki bentuk seperti kupu-kupu. Fungsi dari kelenjar ini adalah menghasilkan hormon tiroid yang berperan penting untuk mengatur detak jantung, suhu tubuh, dan tekanan darah.

 

Penyebab Kanker Tiroid

 

Penyebab kanker tiroid belum diketahui secara pasti, namun beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker tiroid adalah sebagai berikut:

 

  • Menderita gangguan pada tiroid, seperti peradangan kelenjar tiroid (tiroiditis) atau penyakit gondok.
  • Pernah mengalami paparan radiasi tinggi.
  • Riwayat kanker tiroid dalam keluarga.
  • Memiliki kondisi kelainan genetik tertentu, misalnya sindrom Cowden atau FAP (Familial adenomatous polyposis).
  • Berjenis kelamin perempuan.
  • Memiliki kondisi medis tertentu, seperti obesitas atau akromegali (gangguan akibat kelenjar hipofisis menghasilkan terlalu banyak hormon pertumbuhan).

 

Gejala Kanker Tiroid

 

Kanker tiroid adalah jenis kanker yang jarang menimbulkan gejala di awal. Tetapi, seiring berjalannya waktu dan perkembangan sel kanker dalam tubuh akan muncul benjolan pada bagian depan leher.

 

Namun bukan hanya benjolan pada leher, gejala lain yang dapat muncul seiring perkembangan kanker tiroid adalah sebagai berikut:

 

  • Merasakan nyeri pada leher dan tenggorokan
  • Batuk yang sulit berhenti
  • Sulit menelan dan bernapas
  • Suara menjadi serak dan tidak membaik dalam waktu lama
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher

 

Di samping itu, sel-sel kanker yang tumbuh dalam kelenjar tiroid berpotensi memproduksi hormon tiroid berlebihan, sehingga menyebabkan hipertiroidisme. Kondisi ini sering kali menimbulkan beberapa keluhan seperti:

 

  • Emosi tidak stabil dan gelisah
  • Rambut rontok
  • Mudah berkeringat
  • Jantung berdebar
  • Mengalami penurunan berat badan
  • Tangan sering tremor

 

Jenis-Jenis Kanker Tiroid

 

Kanker tiroid adalah kondisi yang masih terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu kanker tiroid folikuler, anaplastik, meduler, dan papiler. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Kanker Tiroid Folikuler

 

Kanker tiroid folikuler adalah sel kanker yang muncul dari folikel tiroid. Seringnya, jenis kanker ini menyerang orang-orang di atas usia 50 tahun. 

 

2. Kanker Tiroid Anaplastik

 

Jenis kanker tiroid yang satu ini cukup langka dan tumbuh dengan sangat cepat, sehingga sulit untuk diobati. Umumnya, tipe kanker tiroid ini terjadi pada orang berusia 60 tahun ke atas.

 

3. Kanker Tiroid Meduler

 

Kanker tiroid tipe ini dimulai dari sel tiroid yang disebut dengan sel C, yang berperan menghasilkan hormon kalsitonin. Peningkatan hormon ini di dalam darah dapat mengindikasi kanker tiroid meduler pada tahap awal. Sindrom genetik tertentu juga dapat meningkatkan risiko jenis kanker ini.

 

4. Kanker Tiroid Papiler

 

Kanker tiroid papiler atau karsinoma tiroid papiler adalah jenis kanker tiroid yang paling umum terjadi. Sel kanker ini muncul dari sel-sel folikel, yang berperan memproduksi dan menyimpan hormon tiroid. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang dewasa usia 30-50 tahun.

 

Diagnosis Kanker Tiroid

 

Saat melakukan pemeriksaan, dokter akan menanyakan beberapa hal terkait riwayat dan kondisi kesehatan pasien. Selanjutnya, beberapa prosedur yang biasanya dilakukan untuk memastikan diagnosis kanker tiroid adalah:

 

  • Tes darah: Untuk mengetahui kadar hormon tiroid dalam darah.
  • Biopsi tiroid: Untuk memeriksa kemungkinan benjolan yang disebabkan oleh kanker tiroid 
  • Pemindaian dengan CT Scan, MRI, dan PET Scan: Untuk memastikan penyebaran sel kanker tiroid.
  • Tes genetik: Untuk mengetahui apakah ada kelainan genetik yang berkaitan dengan penyebab kanker.

 

Pengobatan Kanker Tiroid

 

Beberapa langkah pengobatan kanker tiroid adalah sebagai berikut:

 

1. Operasi Tiroidektomi

 

Operasi ini dilakukan untuk mengangkat sebagian kelenjar tiroid (hemitiroidektomi) atau seluruh kelenjar tiroid (tiroidektomi total). Keputusan jenis operasi yang digunakan akan disesuaikan dengan ukuran serta persebaran kanker tiroid.

 

2. Pengaturan Kadar Kalsium

 

Pengaturan kadar kalsium dilakukan setelah pasien menjalani operasi pengangkatan tiroid. Hal ini karena prosedur operasi sering kali berpengaruh pada kelenjar paratiroid sehingga kadar kalsium dalam darah tidak stabil.

 

3. Radioterapi

 

Radioterapi adalah pengobatan yang dilakukan dengan memancarkan gelombang radiasi ke area leher untuk menangani kanker tiroid tahap lanjut.

 

4. Kemoterapi

 

Kemoterapi adalah pemberian obat-obatan yang bertujuan membunuh sel-sel kanker agar tidak semakin menyebar ke bagian tubuh lainnya. Jenis kanker tiroid anaplastik sering mendapatkan pengobatan ini.

 

5. Terapi Pengganti Hormon

 

Terapi pengganti hormon pada kanker tiroid adalah pengobatan yang dilakukan pada pasien setelah menjalani operasi pengangkatan tiroid total. Karena, bila kelenjar tiroid diangkat seluruhnya, maka produksi hormon tiroid juga akan berhenti.

 

Cara Mencegah Kanker Tiroid

 

Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker tiroid adalah sebagai berikut:

 

  • Melakukan pemeriksaan rutin, terutama bagi Anda yang berisiko terkena kanker tiroid akibat riwayat keluarga atau pernah terpapar radiasi.
  • Mendapatkan penanganan yang tepat untuk penyakit tiroid.
  • Menjaga pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Menjaga berat badan ideal.

 

Sekian ulasan mengenai kanker tiroid yang penting untuk Anda ketahui sebagai salah satu langkah waspada terhadap kanker tiroid. Meski sering menyerang perempuan, penting bagi kita semua untuk melakukan pencegahan lebih awal, salah satunya dengan menjaga pola hidup sehat.

 

Bagi Anda yang ingin mendapatkan perawatan kanker tiroid secara maksimal, segera kunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. Sebagai rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang khusus menangani pasien kanker, kami memberikan layanan terbaik terkait keluhan Anda.

 

MRCCC Siloam Hospitals telah dilengkapi dengan pelayanan kesehatan terbaik serta peralatan medis canggih dan berteknologi tinggi. Selain itu, dukungan dari dokter dan tenaga medis profesional turut berperan untuk memberikan pelayanan secara optimal.


Jika Anda ingin melakukan pengobatan atau berkonsultasi di MRCCC Siloam Hospitals, dapatkan informasi mengenai jadwal dokter spesialis melalui web resmi Siloam dan buat janji temu dengan menghubungi call center 1-500-181 atau dengan mengakses aplikasi MySiloam.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 1

message

ArticleDetail