Tips Minum Air Putih saat Puasa yang Perlu Diperhatikan
Pola Hidup Sehat

Tips Minum Air Putih saat Puasa yang Perlu Diperhatikan

22 Agustus 2024 5 menit waktu baca
tips minum air putih saat puasa

Puasa memang mengharuskan seseorang untuk tidak mengonsumsi makanan maupun minuman dari waktu berakhirnya sahur hingga berbuka puasa. Meski demikian, penting untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi dan cairan tubuh selama sahur dan berbuka puasa, salah satu caranya adalah minum air putih sesuai dengan jadwal. Lantas, bagaimana tips minum air putih saat puasa? Mari simak ulasannya melalui artikel berikut ini.

 

Tips Minum Air Putih saat Puasa

 

Selama berpuasa, tubuh mungkin akan kekurangan asupan cairan pada jam-jam tertentu. Karena itu, sangat penting untuk segera mengganti cairan tubuh yang hilang dengan minum air putih saat berbuka puasa. Guna membantu memenuhi asupan cairan tubuh saat puasa, Anda juga disarankan untuk minum air putih secukupnya saat sahur.

 

Pada dasarnya, sekitar 60% bagian tubuh tersusun dari air. Karena itu, tubuh membutuhkan sekitar 1–2,5 liter air agar bisa bekerja secara optimal, yang mana hal tersebut setara dengan minum air putih sebanyak 6–8 gelas setiap hari. 

 

Saat berpuasa, Anda dapat memenuhi asupan cairan tubuh melalui metode 2-4-2. Lebih jelasnya, berikut adalah uraian lengkap mengenai tips minum air putih saat puasa melalui metode 2-4-2.

 

A. Minum 2 Gelas Air Putih saat Berbuka Puasa

 

Tips minum air putih saat puasa yang pertama adalah minum 2 gelas air putih saat berbuka puasa. Hal ini dapat membantu meredakan dahaga setelah menahan haus selama kurang lebih 12 jam. Untuk melakukannya, minumlah satu gelas air putih tepat saat berbuka puasa dan satu gelas lagi pada beberapa menit setelah mengonsumsi makanan ringan.

 

B. Minum 4 Gelas Air Putih pada Malam Hari hingga Menjelang Tidur

 

Tips minum air putih saat puasa berikutnya adalah minum sebanyak 4 gelas air putih mulai dari malam hari hingga menjelang tidur. Namun, hindari mengonsumsi air putih terlalu banyak secara sekaligus karena dapat membuat perut kembung. Karena itu, Anda bisa mengonsumsi air putih dengan pembagian sebagai berikut:

 

  • 1 gelas air putih sebelum makan malam.

  • 2 gelas air putih setelah makan malam.

  • 1 gelas air putih sebelum tidur.

 

Perlu diketahui, minum beberapa gelas sebelum tidur sering kali menyebabkan seseorang ingin buang air kecil pada saat tidur. Ketika perasaan tersebut datang, segera bangun untuk buang air kecil dan jangan ditahan, apalagi dalam waktu yang lama. Sebab hal tersebut dapat meningkatkan risiko terkena infeksi saluran kemih.

 

C. Minum 2 Gelas Air Putih saat Sahur

 

Terakhir, pastikan untuk minum setidaknya 2 gelas air putih saat sedang sahur, yaitu satu gelas air putih sebelum sahur dan satu gelas lainnya setelah mengonsumsi menu makanan sahur. Hal ini diketahui dapat memberikan asupan cairan yang cukup untuk beraktivitas selama berpuasa.

 

Manfaat Minum Air Putih saat Puasa

 

Terdapat sejumlah manfaat minum air putih saat puasa yang baik untuk kesehatan tubuh, mulai dari menjaga kesehatan sistem pencernaan, mencegah dehidrasi, merawat kesehatan kulit, membantu menurunkan berat badan, hingga mengoptimalkan proses detoksifikasi tubuh. Berikut penjelasan selengkapnya.

 

1. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

 

Manfaat minum air putih saat puasa yang pertama adalah dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka diketahui dapat meminimalkan risiko terjadinya gangguan pencernaan yang kerap terjadi selama bulan puasa, seperti sembelit atau sakit maag (dispepsia).

 

Selain itu, kandungan klorida di dalam air mineral juga bisa membantu mengoptimalkan kerja lambung sekaligus meningkatkan fungsi usus dan empedu dalam mengolah makanan.

 

2. Mencegah Dehidrasi saat Puasa

 

Salah satu manfaat minum air putih saat puasa yang tidak kalah penting adalah dapat mencegah dehidrasi, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan asupan cairan tubuh. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari berbagai gejala dehidrasi selama berpuasa,  yaitu merasa haus, mulut kering, kulit kering, frekuensi buang air kecil menurun, dan urine berwarna lebih gelap. 

 

Selain itu, dehidrasi juga dapat menyebabkan menurunkan kemampuan otak dalam berpikir jernih, perubahan suasana hati (mood), konstipasi, hingga meningkatkan risiko batu ginjal. Dengan mengonsumsi air yang cukup, berbagai masalah tersebut dapat teratasi.

 

3. Mempertahankan Energi di dalam Tubuh

 

Minum air putih yang cukup saat puasa juga dapat membantu mempertahankan kadar energi di dalam tubuh. Pasalnya, terdapat beberapa kandungan air putih yang bisa membantu mengoptimalkan proses metabolisme tubuh dalam menghasilkan energi. Beberapa kandungan tersebut, di antaranya mangan, magnesium, krom, dan lain-lain.

 

4. Membantu Menjaga Berat Badan Ideal

 

Membantu menjaga berat badan ideal juga menjadi salah satu manfaat minum air putih saat puasa. Air putih dapat membantu tubuh untuk menyerap nutrisi serta membuang limbah yang tidak diperlukan. Selain itu, minum air putih sebelum makan sahur dan berbuka puasa juga dapat memberikan efek kenyang, yang mana hal ini dapat membantu mengontrol porsi makanan yang dikonsumsi. Dengan begitu, berat badan menjadi lebih terkontrol.

 

Air putih juga tidak memiliki kalori (0 kalori), baik itu air dingin, air hangat, maupun air bersuhu ruangan. Air juga bisa menjadi substitusi minuman manis lainnya, seperti teh manis atau es buah yang kerap dikonsumsi untuk buka puasa.

 

5. Mengoptimalkan Proses Detoksifikasi Tubuh

 

Minum air putih, terutama air hangat saat sahur dan berbuka juga dapat membantu mengoptimalkan proses detoksifikasi tubuh. Hal ini dikarenakan air bisa mengeluarkan racun dan hasil metabolisme tubuh melalui urine, keringat, dan buang air besar.

 

Tips Lain untuk Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Puasa

 

Di samping mengonsumsi air putih sesuai dengan jadwal seperti ulasan di atas, Anda juga dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh melalui konsumsi air kelapa, jus buah, dan lain-lain. Selain itu, disarankan untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung air, seperti sup kaldu, sayuran, buah-buahan segar, dan lain sebagainya.

 

Penting pula untuk membatasi konsumsi minuman yang mengandung kafein, seperti teh dan kopi saat sahur. Pasalnya, mengonsumsi kafein secara berlebihan berisiko menyebabkan dehidrasi karena bersifat diuretik yang dapat membuat seseorang lebih sering buang air kecil. Hal ini dapat mengakibatkan tubuh lebih mudah lemas selama berpuasa karena banyak air yang keluar.


Dengan terpenuhinya kebutuhan cairan selama berpuasa, diharapkan tubuh dapat terhindar dari dehidrasi, sehingga Anda bisa menjalankan puasa dengan sehat dan semangat. Jika ingin memperoleh saran asupan nutrisi yang tepat selama berpuasa, atau Anda justru sedang mengalami masalah dehidrasi, silakan lakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik di Siloam Hospitals terdekat.

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-lanny-christiawati-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lanny Christiawati, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-samuel-oetoro-spgk

Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)

Gizi Klinik

Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-christopher-andrian-mgizi-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail